Kemelut di IslamOnline berlanjut, Al Qaradhawi pun ikut dinonaktifkan
Hidayatullah.com--Kementerian
Urusan Kemasyarakatan Qatar mengeluarkan keputusan untuk menonaktifkan
Syeikh Yusuf Al Qaradhawi dari jabatan beliau sebagai Ketua Majlis
Administrasi Yayasan Al Ballagh Ats Tsaqafiyah yang bertanggung jawab
terhadap situs Islamonline.net, yang telah digagas oleh beliau
tahun 1999, sebagai situs dakwah yang menyebarkan risalah Islam.
Sumber dekat dari Syeikh Al Qaradhawi mengatakan, bahwa Syeikh menjadi korban penghianatan beberapa pekerja di yayasan tersebut. Padahal beliau percaya akan keikhlasan mereka saat mereka memutuskan untuk memindah kantor dari Kairo ke Qatar.
Keputusan itu sampai di meja Maktab Syeikh Al Qaradhawi pada hari Selasa (23/3) kemarin. Surat itu ditujukan kepada Walid Abu Najjar selaku Direktur Maktab Al Qaradhawi.
Surat itu meminta kepada Walid untuk menyampaikan kepada Syeikh Al Qaradhawi, bahwa Kementerian Urusan Kemsyarakatan Qatar telah memutuskan untuk menonaktifkan majelis administrasi yayasan Al Ballagh At Tsaqafiya.
Dan pihak kementerian telah menunjuk beberapa orang sebagai pengganti sementara, yakni Dr Ibrahim Abdullah Al Anshari, Dr Hasan Rasyid Ad Darham, Muhammad Badr As Sadah, Ali Muhammad Al Imadi, serta Hasyim Abdur Rahim As Sayyid.
Sebagaimana diketahui, bahwa sebelumnya telah terjadi kemelut antara pihak pengelola yang berada di Qatar dan karyawan situs terkenal ini yang berkantor di Kairo. Disebut-sebut ada perselisihan antara pengelola dan karyawan mengenai konten situs serta kebijakan politik redaksi. Pihak pengelola menghendaki agar situs ini hanya berisi masalah keagamaan saja.
Perselisihan memuncak dengan dipecatnya karyawan di kantor Kairo yang yang berjumlah mendekati 300 orang, pemindahan kantor operasional ke Qatar, hingga penonaktifan Syeikh Al Qaradhawi saat ini. [arb/tho/hidayatullah.com]Baca juga yang ini :
- Pakar Astronomi: Masjid Jangan Buru-Buru Ubah Arah Kiblat
- Buku Doa Menyesatkan Beredar di Parepare
- Rabbi Weiss: Pembukaan Sinagog Di dekat Masjid Al-Asha Tidak Berdasar
- Spiegel: Arab Saudi, Sekutu Baru Israel di Kawasan Teluk
- Masjid Al Munawwaroh Diteror, Ustadz Abu Jibril Difitnah





Pengunjung hari ini : 13
Total pengunjung : 34066
Pengunjung Online: 5


